swara, MANADO — Dinamika internal organisasi kembali terjadi di tubuh Partai Buruh. Frans Eka Dharma Kurniawan resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua I EXCO Provinsi Sulawesi Utara sekaligus dari seluruh kepengurusan partai tersebut.
Keputusan itu disampaikan melalui surat pengunduran diri tertanggal 15 Februari 2026 di Sulawesi Utara. Dalam suratnya, Frans menegaskan bahwa langkah tersebut diambil secara sadar, tanpa tekanan dari pihak mana pun.
Ia menjelaskan, keputusan mundur didasari pertimbangan matang setelah melalui proses refleksi panjang. Faktor kondisi ekonomi, prinsip serta idealisme politik, hingga dinamika internal organisasi menjadi alasan utama di balik keputusannya.
Frans juga menyinggung adanya perbedaan pandangan dengan arah kebijakan kepemimpinan di tingkat provinsi yang dinilainya semakin tajam. Demi menjaga integritas pribadi dan konsistensi sikap politik, ia memilih untuk tidak lagi melanjutkan peran strukturalnya di partai.

Dalam pernyataannya, Frans turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus dan kader atas kepercayaan, kesempatan, serta kebersamaan selama dirinya menjalankan tugas di partai. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjabat terdapat kekurangan maupun hal yang kurang berkenan.
Meski mundur dari struktur organisasi, Frans tetap berharap Partai Buruh dapat terus berkembang, semakin solid, serta konsisten memperjuangkan kepentingan kaum pekerja di Indonesia.
Surat pengunduran diri tersebut sekaligus menandai berakhirnya kiprah Frans Eka Dharma Kurniawan dalam struktur kepengurusan Partai Buruh di tingkat provinsi.
(*/@jy)
















